Perkuat Ekosistem Riset Global, PRME UNY Jalin Kolaborasi dengan Industri dan Universitas di Jepang

Tokyo, Jepang – Mengusung komitmen pendidikan yang bertanggung jawab dan berorientasi pada inovasi berkelanjutan, gerakan Principles for Responsible Management Education (PRME) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menggelar lawatan strategis ke Jepang. Kunjungan kerja ini bertujuan untuk menjajaki dan memantapkan kerja sama riset dengan sejumlah industri manufaktur makanan serta institusi pendidikan terkemuka di Negeri Sakura. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan PRME UNY dalam menjembatani dunia akademis dengan sektor industri global, guna menciptakan solusi teknologi yang aplikatif dan bertanggung jawab.

Rangkaian kunjungan diawali dengan pertemuan bersama First Baking Co. Ltd di Tokyo pada 20 Mei 2026. Perusahaan berskala internasional ini memiliki rekam jejak panjang di sektor manufaktur makanan, khususnya dalam produksi roti, tortilla, bahan makanan grosir, serta produk-produk turunan gandum lainnya. Dalam agenda diskusi tersebut, delegasi PRME UNY dan pihak First Baking menyepakati rancangan kolaborasi yang berfokus pada manajemen perawatan mesin (machine maintenance management). Kerja sama ini diharapkan dapat mengoptimalkan efisiensi operasional pabrik sekaligus memastikan proses produksi berjalan dengan prinsip manajemen manufaktur yang berkelanjutan dan tepat guna.

Sehari berselang, pada 21 Mei 2026, tim PRME UNY melanjutkan kunjungannya ke Sagami Fresh Co. Ltd. Perusahaan ini dikenal luas melalui produk andalannya berupa paket kombinasi makanan segar siap saji yang mencakup pasta, nasi, dan kentang. Sejalan dengan pilar keberlanjutan PRME terkait kesehatan konsumen dan keamanan pangan, diskusi dengan Sagami Fresh menghasilkan gagasan kolaborasi riset yang inovatif. Kedua belah pihak merancang penelitian bersama untuk menemukan metode pengawetan terbaik pada produk makanan segar tanpa menggunakan bahan pengawet buatan. Terobosan ini ditargetkan mampu memperpanjang masa simpan (shelf life) produk dengan tetap mempertahankan kualitas nutrisi dan standar kesehatan yang tinggi.

Selain memperkuat jejaring di sektor industri, lawatan delegasi PRME UNY juga menyasar ranah akademik internasional melalui pertemuan strategis dengan Nagoya University. Tim berdiskusi langsung dengan salah satu peneliti diaspora kebanggaan Indonesia di kampus tersebut, yaitu Miftakhul Huda, Ph.D. Pertemuan ini membuka pintu kolaborasi riset mutakhir di bidang nanoteknologi. Melalui kesepakatan yang terjalin, fasilitas laboratorium di Nagoya University siap menerima dan melakukan pengambilan data atas spesimen-spesimen penelitian yang telah disiapkan oleh tim riset dari Indonesia. Sinergi ini akan sangat memfasilitasi pertukaran data, transfer ilmu pengetahuan, dan akselerasi riset sains bagi sivitas akademika UNY. Kunjungan delegasi PRME UNY ke Jepang ini tidak hanya memperluas wawasan dan portofolio kemitraan internasional kampus, tetapi juga mewujudkan integrasi langsung antara teori akademik dan tantangan industri global. Langkah ini diharapkan mampu mendorong penciptaan inovasi tepat guna sekaligus memperkuat implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang berdampak nyata bagi masyarakat internasional.