You are here
UNY Terima Kunjungan Delegasi Yamaguchi University dan Industri Jepang untuk Penjajakan Kolaborasi

Prof. Dr. Shigeyuki Haruyama, dosen Graduate School of Management of Innovation and Technology, Yamaguchi University, Jepang, belum lama ini berkunjung ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam rangka melaksanakan serangkaian kegiatan kerja sama di bidang penelitian dan publikasi ilmiah. Kunjungan yang berlangsung selama tujuh hari tersebut diisi dengan berbagai agenda, antara lain diskusi pengembangan collaboration research, joint publication, serta perencanaan program internship bagi mahasiswa UNY di industri Jepang. Dalam kunjungan ini, Prof. Haruyama turut didampingi oleh Mr. Takeshita Masatoshi dari Takeshita Industrial Co., Ltd., sebuah perusahaan yang bergerak di bidang mesin industri, manufaktur, permesinan, serta mesin pengolahan produk pangan. Delegasi dari Jepang diterima oleh jajaran pimpinan dan dosen Departemen Pendidikan Teknik Mesin UNY, yakni Prof. Dr. Ir. Sutopo, MT selaku Ketua Departemen Pendidikan Teknik Mesin, Dr. Paryanto, M.Pd. selaku Sekretaris Departemen Pendidikan Teknik Mesin, Prof. Dr. Eng. Ir. Didik Nurhadiyanto, ST., MT., IPU., ASEAN Eng. selaku Koordinator Program Studi Teknik Manufaktur dan Ketua Pusat Rekayasa Manufaktur dan Eco-material (PRME), serta Dr. Ir. Mujiyono, ST., MT., IPU., ASEAN Eng. selaku Koordinator Laboratorium Bahan Teknik. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Sutopo menyampaikan harapannya agar kolaborasi yang dirintis dapat berjalan berkelanjutan, mengingat pentingnya UNY menjalin kemitraan dengan universitas maupun industri luar negeri.
Selama berada di UNY, delegasi Yamaguchi University secara intensif membahas peluang kerja sama riset, publikasi bersama, serta skema internship mahasiswa. Bersama Mr. Takeshita Masatoshi, diskusi juga difokuskan pada peluang penempatan mahasiswa UNY untuk melaksanakan internship di Takeshita Industrial Co., Ltd. Ia berharap terjalin kecocokan sehingga program internship dapat direalisasikan. Program ini dinilai memberikan manfaat bagi kedua pihak, baik bagi mahasiswa dalam memperoleh pengalaman kerja di Jepang yang dikenal dengan budaya disiplin tinggi, maupun bagi perusahaan dalam mendapatkan sumber daya manusia dengan biaya yang relatif efisien. Selain agenda diskusi, delegasi dari Jepang juga diajak mengunjungi sejumlah laboratorium di Departemen Pendidikan Teknik Mesin serta Laboratorium PRME. Salah satu hal yang menarik perhatian Prof. Haruyama adalah produk helm berbahan dasar serat alami, seperti serat rami dan serat bambu, serta helm berbahan karbon. Produk-produk tersebut dikembangkan oleh PRME bersama mahasiswa sebagai upaya pemanfaatan material ramah lingkungan, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Link Terkait
Sistem Informasi Penelitian
Kontak Kami
Copyright © 2026,